Siswa TKJ SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Dalami Praktik Alih Media di Perpustakaan dan Arsip UGM

Penguatan kompetensi bagi pelajar vokasi mendapat dorongan baru melalui kolaborasi antara SMK dan perguruan tinggi. Tiga siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta dari Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 28 Juli–21 November 2025 dengan fokus pada alih media arsip dan koleksi langka.

Selama hampir 4 bulan, para siswa mendapat pendampingan dari Anna Riasmiati, S.E., arsiparis UGM, untuk alih media arsip dan Maryono, S.I.P., pustakawan UGM, untuk alih media koleksi langka. Pembimbing mengenalkan mereka pada alur kerja alih media yang menuntut ketelitian, pengelolaan informasi yang rapi, serta kedisiplinan menjaga keaslian dokumen.

“Alih media membutuhkan perhatian penuh di setiap tahap. Ketelitian menentukan kualitas hasil digital,” ujar Anna Riasmiati.

Di sisi lain, Maryono menjelaskan bahwa koleksi langka memerlukan teknik khusus. “Siswa belajar mengenali karakter fisik bahan dan memahami bagaimana memproduksi salinan digital yang stabil dan jelas,” tuturnya.

Sepanjang pelaksanaan PKL, peserta terlibat dalam pemindaian dokumen, penyusunan metadata, pemeriksaan hasil alih media, hingga pengunggahan berkas ke repository institusi. Mereka memperoleh gambaran nyata tentang proses digitalisasi yang berjalan dalam standar profesional.

Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin 4 yakni pendidikan berkualitas melalui penguatan keterampilan digital bagi pelajar vokasi. Program ini juga turut mendorong SDG 9 yakni industri, inovasi, dan infrastruktur melalui praktik digitalisasi arsip dan koleksi langka. Selain itu, kemitraan antara SMK dan UGM mencerminkan upaya membangun kolaborasi yang saling menguatkan dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia sejalan dengan SDG 17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.

Perpustakaan dan Arsip UGM menyampaikan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi pendidikan vokasi agar pelajar memperoleh akses pada praktik profesional yang relevan dengan dunia kerja digital. Melalui pengalaman di lapangan, para siswa mendapatkan keterampilan penting yang dapat diterapkan pada berbagai kebutuhan industri.

Dengan berakhirnya masa PKL, ketiga siswa kembali membawa pemahaman yang lebih luas tentang teknologi digital dan pelestarian arsip. Program ini menunjukkan bahwa kerja sama lintas institusi mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan literasi digital generasi muda.

Kontributor: Wasilatul Baroroh